Mengubah mindset masyarakat untuk menyatakan diri keluar dari kepersertaan PKH secara sukarela memang tidaklah mudah. Karena memang nyatanya banyak masyarakat yang telah sejahtera pun masih mempunyai mental ingin menerima bantuan, sehingga pendamping harus mempunyai kemampuan lebih untuk memberikan motivasi dan merubah pola fikir tersebut.
Keluar dari kepesertaan PKH atau sering disebut dengan Graduasi Mandiri yaitu keluarga penerima manfaat sadar bahwa dirinya sudah tidak layak menerima bantuan PKH, biasanya ini terjadi karena KPM mengalami peningkatan ekonomi disertai kesadaran dirinya sendiri karena keluarganya sudah sejahtera.
Graduasi mandiri telah dilaksanakan di Kelurahan Cicenang pada Jum'at, 27 Juli 2018 pukul 13.50 wib oleh keluarga penerima manfaat (KPM) PKH a.n. SM.
KPM SM mengungkapkan bahwa ingin mengundurkan diri dari penerima manfaat bantuan PKH tanpa ada paksaan dan tekanan dari siapapun. Dirinya mengaku telah merasa terbantu dengan adanya bantuan PKH dan telah merasa cukup dengan keadaan ekonominya saat ini. SM menyadari bahwa ada yang lebih membutuhkan dana bantuan tersebut dibandingkan dirinya.
SM merupakan KPM dengan komponen anak sekolah, sehingga bantuan tersebut ditujukan untuk keperluan anak-anaknya sekolah. Namun SM menganggap bahwa dirinya akan lebih merasa bangga apabila dapat menyekolahkan anak dengan jerih payah sendiri. Walaupun suami hanya sebagai buruh bangunan dengan penghasilan keluarga yang tak seberapa, SM pun sadar bahwa rejeki telah diatur, sehingga dia tidak merasa khawatir.
SM juga bercerita kepada pendamping bahwa beberapa bulan yg lalu, dirinya mendapatkan rejeki yang tak terduga. Ia dan ibunda dapat mengunjungi tanah suci, dapat melaksanakan ibadah umroh seperti yang diinginkan selama ini.
Keputusan yang diambil oleh KPM, tidak terlepas dari usaha yang dilakukan oleh seorang pendamping sosial PKH yang dalam setiap pertemuan kelompok selalu memberikan motivasi dan semangat kepada KPM dampinganya supaya dapat memberdayakan potensi yang dimilikinya, sehingga tidak hanya menggantungkan hidup kepada bantuan yang digulirkan pemerintah.
Semoga dapat memberikan inspirasi kepada Keluarga Penerima Manfaat lainnya.
Salam
Neneng Tanty A.S.
Pendamping PKH Cigasong Majalengka

